BerandaUncategorizedMenkomdigi Meutya Hafid Apresiasi Pemprov Jatim dan 38 Kabupaten/Kota Perkuat Pelindungan Anak...

Menkomdigi Meutya Hafid Apresiasi Pemprov Jatim dan 38 Kabupaten/Kota Perkuat Pelindungan Anak di Ruang Digital

Penulis

Tanggal

Kategori

Surabaya, 23 Oktober 2026 | Draft Rakyat Newsroom – Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) RI, Meutya Hafid, mengapresiasi Pemerintah Provinsi Jawa Timur bersama 38 kabupaten/kota atas pelaksanaan deklarasi dan edukasi publik serentak pelindungan anak di ruang digital dalam kegiatan bertajuk Deklarasi dan Edukasi Publik Serentak Pelindungan Anak di Ruang Digital yang digelar Pemerintah Provinsi Jawa Timur bersama 38 kabupaten/kota, Kamis (22/10/2026).

Apresiasi tersebut disampaikan melalui sambutan terekam (recorded) dalam kegiatan bertema Tumbuh Aman di Ruang Digital. “Saya mengapresiasi Pemprov Jatim bersama 38 kabupaten dan kota (di Jawa Timur) atas pelaksanaan deklarasi dan edukasi publik secara serentak untuk pelindungan anak di ruang digital melalui program Perisai Anak,” ungkapnya.

Meutya menegaskan, setiap anak berhak tumbuh dengan aman, termasuk saat beraktivitas di ruang digital. Lingkungan digital perlu mendukung anak untuk belajar, berkreasi, dan mengembangkan potensi tanpa terpapar perundungan, eksploitasi, maupun konten berbahaya.

Melalui Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak (PP TUNAS), pemerintah menegaskan tanggung jawab platform digital dalam melindungi anak. Tanggung jawab tersebut perlu diwujudkan melalui penerapan prinsip safety by design, yakni memastikan aspek keamanan menjadi bagian dari perancangan layanan digital sejak awal.

“Pemerintah berkomitmen memperkuat pelindungan anak di ruang digital dengan menegaskan tanggung jawab platform digital melalui penyediaan layanan yang aman sejak dirancang (safety by design),” ujarnya.

Mantan jurnalis ini juga mengapresiasi program Perisai Anak yang digagas Dinas Komunikasi dan Informatikan Provinsi Jawa Timur. Program ini diharapkan dapat berkembang menjadi gerakan berkelanjutan yang melibatkan berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, sekolah, orang tua, hingga masyarakat. Kolaborasi tersebut diperlukan untuk mendampingi anak dalam beraktivitas di ruang digital sekaligus membangun kebiasaan digital yang sehat.

“Dari Jawa Timur kita perkuat langkah bersama untuk melindungi anak-anak Indonesia. Mari kita wujudkan komitmen ‘Tumbuh Aman di Ruang Digital’ agar setiap anak dapat bermain, belajar, dan meraih masa depannya dengan aman. Perisai Anak diharapkan menjadi gerakan berkelanjutan dalam mewujudkan ruang digital yang aman bagi anak,” jelasnya.

Melalui deklarasi dan edukasi publik serentak ini, komitmen pelindungan anak di ruang digital diharapkan dapat diwujudkan melalui langkah nyata dan kolaborasi berkelanjutan, sehingga tercipta ekosistem digital yang aman dan mendukung tumbuh kembang anak.(dil)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini
Captcha verification failed!
Skor pengguna captcha gagal. silahkan hubungi kami!

Artikel Terbaru