Surabaya, 5 Nopember 2026 | Draft Rakyat Newsroom – Gateball menargetkan dapat menjadi cabang olahraga (cabor) resmi yang dipertandingkan pada Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) XVI Jawa Timur. Untuk mencapai target tersebut, Persatuan Gateball Indonesia (PERGATSI) Jawa Timur mendorong perluasan pembinaan di daerah, peningkatan partisipasi pelajar, serta penjaringan atlet potensial.
Ketua Umum Pengurus Provinsi PERGATSI Jawa Timur, Aries Agung Paewai, mengatakan, keikutsertaan gateball dalam Popda XV Jatim 2026 sebagai cabor ekshibisi menjadi langkah awal untuk memperkenalkan olahraga tersebut kepada kalangan pelajar sekaligus menyiapkan regenerasi atlet.
“Momentum ini mudah-mudahan Popda yang akan datang Gateball terus bisa ikut di pertandingan yang sesungguhnya. Karena saat ini masih ekshibisi, ke depan kita menargetkan sudah masuk dalam prospek Popda ke-16,”katanya saat pembukaan ekshibisi gateball di Universitas PGRI Adi Buana, Kamis (5/11/2026).
Menurut Aries, status ekshibisi membuat hasil pertandingan gateball belum diperhitungkan dalam perolehan medali emas, perak, dan perunggu maupun klasemen resmi Popda. Oleh karena itu, peningkatan kualitas pembinaan dan perluasan jumlah daerah peserta menjadi faktor penting untuk mendorong gateball masuk sebagai cabor resmi.
Pada Popda XV Jatim 2026, ekshibisi gateball diikuti perwakilan dari 14 kabupaten/kota. Peserta berasal dari Kabupaten Bojonegoro, Ponorogo, Banyuwangi, Sidoarjo, Mojokerto, Lumajang, Magetan, Jember, Tuban, dan Jombang, serta Kota Mojokerto, Malang, Madiun, dan Surabaya.
Ia menyebut, Malang dan Mojokerto sebagai dua daerah yang selama ini cukup aktif mengembangkan gateball. Kedua daerah tersebut memiliki kegiatan dan kompetisi tingkat lokal yang turut mendukung pertumbuhan olahraga ini.
Pihaknya berharap, pengembangan gateball tidak hanya terpusat di kedua daerah tersebut. Pembinaan perlu diperluas ke kabupaten/kota lainnya, terutama melalui pengenalan olahraga gateball di lingkungan sekolah agar semakin banyak pelajar tertarik menekuninya.
“Harapan kita, semakin banyak atlet-atlet pelajar yang tumbuh dan berkembang karena diberikan wadah yang tepat, khususnya di Popda ini,”imbuhnya.
Selain menyiapkan atlet pelajar, pengembangan gateball juga diharapkan dapat mendukung kesiapan Jawa Timur menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) tahun depan. Sejumlah atlet muda dinilai memiliki potensi dan kemampuan yang dapat terus dikembangkan melalui pembinaan berkelanjutan.
Meski demikian, persiapan pemusatan latihan atau training center (TC) masih menghadapi sejumlah kendala, terutama keterbatasan waktu dan fasilitas latihan. Dukungan anggaran yang disiapkan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) saat ini juga masih terbatas.
Melalui keikutsertaan dalam Popda XV Jatim 2026, PERGATSI Jatim berharap, pembinaan gateball semakin berkembang dan mampu melahirkan atlet-atlet pelajar potensial. Perluasan partisipasi daerah dan pembinaan berkelanjutan diharapkan menjadi modal bagi gateball untuk memenuhi target tampil sebagai cabor resmi pada Popda XVI Jawa Timur.
