Surabaya 12 Maret 2026 | Draft Rakyat Newsroom – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya masih menggelar Gerakan Pasar Murah (GPM) dan pasar murah secara serentak di 31 Kecamatan Surabaya sampai 14 Maret 2026. Tujuan program ini digelar yakni untuk menstabilkan harga kebutuhan pokok menjelang Hari Raya Idulfitri 1447/2026.
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan, program GPM dan pasar murah sudah berjalan sejak kemarin (11/3/2026). Untuk memastikan program ini berjalan baik, pagi ini ia inspeksi mendadak (sidak) di dua titik lokasi sekaligus, mulai dari Kantor Kelurahan Simomulyo Baru hingga di Balai RW 1 Kelurahan Sumberejo, Kecamatan Pakal, Kota Surabaya.
“Ini ada pasar murah yang kita lakukan selama empat hari, kita lagi sidak keliling apakah itu sudah berjalan atau belum,” kata Wali Kota Eri.
Dalam program tersebut, pemkot menyiapkan berbagai jenis bahan kebutuhan pokok seperti beras, minyak, gula, bawang merah, cabai rawit, cabai merah besar, daging sapi dan ayam, serta masih banyak lainnya. Di pasar murah ini, warga dapat membeli berbagai jenis bahan kebutuhan pokok dengan harga yang bersahabat.
Menariknya, dalam sidak kali Wali Kota Eri bersama Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kota Surabaya, Rini Indriyani turut membagikan beras, minyak, dan gula secara gratis kepada warga yang hadir di lokasi GPM dan pasar murah. Wali Kota Eri menyebutkan, ada sekitar 100 kantong beras, 100 kantong gula pasir, dan 100 minyak goreng yang dibagikan gratis ke warga.
“Di beberapa pasar murah ada yang saya berikan (beras, gula, minyak gratis) sama seperti zakat mal saya lah ini. Jadi tadi saya beli kemudian saya berikan, nggak semuanya, jadi sudah di tiga titik ini,” ujarnya.
Wali Kota Surabaya yang akrab disapa Cak Eri Cahyadi itu menyebutkan, setiap orang yang mampu memiliki kewajiban untuk berzakat. Maka dari itu, di kesempatan ini ia memberi contoh kepada warga yang mampu agar mau berzakat.
“Kan bulan ramadan ini harus mengeluarkan (sebagian harta) dan memberikan pembelajaran kepada kepada teman-teman kalau kita punya kewajiban zakat, bisa dibantu lah orang-orang itu,” sebutnya.
Cak Eri berharap, adanya program ini kebutuhan pokok warga selama menjelang lebaran idulfitri tahun ini tercukupi. Selain itu, ia juga menyampaikan imbauan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian agar tidak melakukan pembelian berlebihan atau panic buying terhadap kebutuhan pokok seperti beras dan bahan bakar minyak (BBM) di tengah isu kenaikan harga, menjelang hari raya idulfitri mendatang.
“Adanya pasar murah ini, kami harap masyarakat tidak lagi bingung, terkait kenaikan harga pangan. Akan terus kita jaga agar (harga pangan) jelang idulfitri tetap stabil,” pungkasnya/ (riz)
