Surabaya 13 Maret 2026 | Draft Rakyat Newsroom – Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) terus memperteguh komitmennya untuk menyediakan akses pendidikan tinggi yang inklusif. Melalui program Beasiswa Garuda Sarjana 2026, kini calon mahasiswa baru dapat menempuh pendidikan joint degree atau double degree di ITS dan kampus luar ternama.
Beasiswa Garuda Sarjana merupakan program beasiswa yang diinisiasi oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) RI. Beasiswa ini menargetkan putra-putri terbaik bangsa dari latar belakang yang belum terepresentasikan. Pelaksanaannya pun didukung melalui pendanaan Dana Abadi Pendidikan yang dikelola oleh Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) dan dikoordinasikan oleh Direktorat Jenderal Sains dan Teknologi (Ditjen Saintek) Kemdiktisaintek RI.
Di tahun ini, Beasiswa Garuda Sarjana menyasar seluruh warga negara Indonesia (WNI) yang memenuhi persyaratan. Peserta program beasiswa ini haruslah siswa eligibilitas yang duduk di bangku kelas XII baik dari SMA, SMK, ataupun Madrasah Aliyah (MA) tahun ajaran 2025/2026 ini.
Pada programnya, Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kemahasiswaan ITS Prof Nurul Widiastuti SSi MSi PhD menyampaikan bahwa beasiswa ini memiliki dua skema. Salah satu skema yang ditawarkan ialah program joint degree (JD) atau double degree (DD) antara perguruan tinggi mitra dalam negeri dan perguruan tinggi luar negeri (PTLN). “ITS mendapatkan kesempatan sebagai satu dari tujuh perguruan tinggi negeri yang menjadi mitra program Beasiswa Garuda ini,” jelasnya.
Selaras dengan semangat internasionalisasi, program JD/DD ini diselenggarakan antara 10 program studi International Undergraduate Program (IUP) di ITS dengan mitra PTLN. Calon mahasiswa pun berkesempatan untuk memperoleh gelar ganda atau gelar bersama dari institusi terkemuka luar negeri.
Pada jadwalnya, pendaftaran IUP ITS terbagi dalam tiga gelombang. Gelombang pertama telah dibuka pada 12 Januari – 25 Februari 2026 lalu. Gelombang kedua akan dibuka pada 1 April – 6 Mei 2026 mendatang, disusul gelombang ketiga pada 3 – 30 Juni 2026. Sementara pendaftaran Beasiswa Garuda Sarjana 2026 terbagi dalam dua gelombang. Gelombang pertama dibuka pada 15 Februari – 15 Maret 2026 dan gelombang kedua pada 25 Mei – 25 Juni 2026.
Lebih lanjut, Guru Besar Departemen Kimia ITS ini juga menguraikan manfaat yang akan didapatkan melalui Beasiswa Garuda Sarjana. Pembiayaan dana pendidikan yang diperoleh meliputi tuition fee (biaya SPP), biaya pendaftaran, dan biaya tunjangan pendidikan. Sedangkan dana pendukung mencakup biaya transportasi, biaya aplikasi visa, asuransi kesehatan, biaya kedatangan, biaya hidup bulanan, hingga biaya keadaan darurat. Integrasi IUP ITS dan Beasiswa Garuda Sarjana ini telah menunjukkan dukungan ITS terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). Antara lain meliputi poin ke-4 tentang Pendidikan Berkualitas serta poin ke-10 tentang Mengurangi Kesenjangan. Program ini juga mendukung poin ke-17 tentang Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui upaya untuk memperluas akses pendidikan tinggi yang merata di tanah air. Informasi lebih lanjut mengenai Beasiswa Garuda Sarjana 2026 dapat diakses melalui laman resmi https://beasiswagaruda.kemdiktisaintek.go.id/ (bry)
