Pamekasan 14 Maret 2026 | Draft Rakyat Newsroom – Rentetan hasil kurang memuaskan dalam beberapa pertandingan terakhir membuat manajemen mengambil langkah cepat. Setelah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja tim, pelatih kepala Carlos Parreira akhirnya menyatakan mundur dari jabatannya.
Keputusan tersebut diambil setelah manajemen menilai performa tim belum menunjukkan perkembangan yang diharapkan. Dalam beberapa laga terakhir, tim gagal meraih hasil maksimal sehingga berdampak pada posisi di klasemen dan menurunnya kepercayaan publik terhadap performa tim.
Dalam proses evaluasi internal yang dilakukan manajemen bersama jajaran teknis, Parreira dinilai memiliki tanggung jawab atas capaian tim yang belum sesuai target yang telah ditetapkan sejak awal kompetisi. Meski demikian, proses pengambilan keputusan berlangsung secara profesional dan penuh pertimbangan.
Parreira sendiri disebut telah menyampaikan kesediaannya untuk mundur dari kursi kepelatihan sebagai bentuk tanggung jawab moral atas hasil yang diraih tim. Sikap tersebut diapresiasi oleh manajemen sebagai langkah sportif dalam dunia sepak bola profesional.
Langkah cepat yang diambil manajemen ini sekaligus menjadi jawaban atas tuntutan sebagian suporter yang menginginkan adanya perubahan dan evaluasi total terhadap performa tim. Dalam beberapa waktu terakhir, kritik dari publik dan pendukung tim memang cukup kuat menyusul hasil pertandingan yang tidak konsisten.
Manajemen klub menegaskan bahwa keputusan pergantian pelatih dilakukan demi kepentingan jangka panjang tim. Pembenahan tidak hanya menyangkut strategi permainan, tetapi juga menyentuh aspek mental, konsistensi, serta kekompakan skuad di tengah ketatnya persaingan kompetisi.
Untuk sementara, program latihan tim akan tetap berjalan di bawah koordinasi jajaran pelatih yang ada sambil menunggu keputusan terkait sosok pelatih baru. Manajemen memastikan proses pencarian pelatih pengganti akan dilakukan secepat mungkin agar persiapan tim tidak terganggu.
Beberapa nama pelatih disebut mulai dipertimbangkan oleh manajemen, baik dari dalam negeri maupun luar negeri. Sosok yang dipilih nantinya diharapkan mampu membawa perubahan positif, memperbaiki pola permainan, serta mengembalikan kepercayaan diri para pemain.
Selain itu, pelatih baru juga diharapkan dapat membangun kembali chemistry dalam tim sehingga performa skuad dapat kembali stabil dan kompetitif dalam menghadapi sisa pertandingan musim ini.
Manajemen optimistis dengan langkah evaluasi dan perubahan yang dilakukan, tim mampu bangkit dari situasi sulit. Dukungan dari suporter pun diharapkan tetap mengalir agar para pemain dapat kembali tampil maksimal di setiap pertandingan.(her)
