More
    BerandaOlahragaPB FAJI Langsung Bergerak Cepat Lakukan Peninjauan Venue Pertandingan

    PB FAJI Langsung Bergerak Cepat Lakukan Peninjauan Venue Pertandingan

    Penulis

    Tanggal

    Kategori

    Jakarta 23 Mei 2026  | Draft Rakyat Newsroom – Usai dipastikan cabor arung jeram kembali dipertandingkan pada Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028 di Nusa Tenggara Timur, PB FAJI langsung bergerak cepat untuk melakukan peninjauan venue pertandingan pada awal Juni mendatang. Venue pertandingan direncanakan berlangsung di Kelurahan Rawarangga, Kecamatan Ende Timur, NTT.

    Kembalinya arung jeram ke ajang multievent nasional ini menjadi momentum penting bagi PB FAJI dalam menjaga eksistensi sekaligus memperluas perkembangan olahraga arus deras di Indonesia. Ini akan menjadi kali kedua arung jeram tampil sebagai cabang olahraga di PON.

    Ketua Umum PB FAJI, Oni Junianto, mengatakan masuknya arung jeram ke jajaran cabang olahraga PON merupakan hasil perjuangan panjang seluruh insan FAJI di Indonesia.

    “Ini momen yang luar biasa. Perjuangan kita untuk melanjutkan eksistensi FAJI akhirnya membuahkan hasil. Pekan ini, alhamdulillah, kita sudah masuk ke jajaran cabang olahraga PON,” kata Oni.

    Menurutnya, semakin banyak penyelenggaraan kejuaraan nasional yang dilakukan FAJI turut meningkatkan perhatian terhadap arung jeram sebagai cabang olahraga prestasi yang layak tampil di multievent nasional.

    PB FAJI juga mulai menyiapkan berbagai aspek teknis menuju PON 2028, termasuk efisiensi penyelenggaraan pertandingan serta kesiapan venue di NTT. Untuk sementara, jumlah medali yang direncanakan diperebutkan mencapai 22 medali, meningkat dari sebelumnya 16 medali, meski keputusan final masih menunggu kesiapan venue dan persetujuan KONI Pusat.

    “Kita harus segera melakukan survei lapangan karena cabang olahraga lain sudah lebih dulu melakukannya. Kami ingin melihat langsung kesiapan venue di Rawarangga,” tutur Oni.

    Selain fokus pada persiapan PON, PB FAJI juga terus melangkah menuju target lebih besar, yakni membawa arung jeram menjadi cabang olahraga Olimpiade. Salah satu langkah yang tengah ditempuh adalah pengajuan kembali keanggotaan ke Komite Olimpiade Indonesia (KOI) setelah federasi internasional arung jeram kini telah bersatu dalam satu organisasi.

    “Dulu sempat terkendala karena ada dua federasi internasional, IRF dan WRF. Sekarang sudah menjadi satu menjadi United Rafting, sehingga kami akan kembali mengajukan surat ke KOI,” ujarnya.

    Sementara itu, Ketua Harian PB FAJI, Amalia Yunita, menambahkan federasi internasional arung jeram saat ini tengah melakukan konsolidasi besar untuk memperkuat jalan menuju Olimpiade.

    Menurut Amalia, pengembangan kategori youth dan paralimpik menjadi fokus penting dalam perkembangan olahraga arung jeram dunia.

    “Saat ini tantangannya adalah memasukkan lebih banyak atlet muda. Di Prancis bahkan sudah mulai dipertandingkan kategori youth. Selain itu, fokus lainnya adalah paralimpik agar olahraga ini semakin inklusif,” imbuhnya.

    Ia menambahkan, Indonesia juga memiliki peluang besar untuk mendukung langkah United Rafting menuju Olimpiade melalui penyelenggaraan event internasional. Menurutnya, semakin banyak kejuaraan internasional yang digelar di Indonesia, semakin terbuka peluang arung jeram masuk ke agenda Olimpiade.

    “Kenapa kami ingin menuju Olimpiade? Karena saat ini cabang olahraga yang dipertandingkan di PON mayoritas merupakan cabor Olimpiade. Jika sudah menjadi cabang Olimpiade, peluang untuk masuk dan bertahan di PON tentu semakin besar. Itu sebabnya kami mendukung langkah-langkah tersebut,” tukasnya.

    Terkait persiapan menuju PON 2028, PB FAJI juga membuka peluang menjadikan NTT sebagai tuan rumah babak kualifikasi (BK) PON zona timur pada 2027. Penentuan lokasi BK PON akan dibahas dalam rapat kerja nasional yang dirangkaikan dengan Kejuaraan Nasional FAJI pada September 2026 di Bali. (ian)

    TINGGALKAN KOMENTAR

    Silakan masukkan komentar anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini
    Captcha verification failed!
    Skor pengguna captcha gagal. silahkan hubungi kami!

    Artikel Terbaru