More
    BerandaUncategorizedUnggul dalam Strategi Navigasi, Dua Mahasiswa UNAIR Juara I Zoo Run 2026 

    Unggul dalam Strategi Navigasi, Dua Mahasiswa UNAIR Juara I Zoo Run 2026 

    Penulis

    Tanggal

    Kategori

    Surabaya 26 Mei 2026  | Draft Rakyat Newsroom – Dua mahasiswa Universitas Airlangga (UNAIR) berhasil meraih Juara I dalam kompetisi Zoo Run 2026 pada Minggu (17/5/2026). Mereka adalah Muhammad Rizqi, mahasiswa D4 Destinasi Pariwisata Fakultas Vokasi (FV) dan Bangkit Wahyu Samdio, mahasiswa Teknik Elektro Fakultas Teknologi Maju dan Multidisiplin (FTMM) yang tergabung dalam satu tim.

    Berbeda dengan kompetisi lari biasa, ajang pre-event dari Green Force Run ini menerapkan konsep alleycat run. Melalui format tersebut, para peserta diwajibkan menyelesaikan teka-teki dan navigasi di setiap pos rute perlombaan yang terbuka untuk umum ini.

    Linier dengan Bidang Akademik Kuliah

    Aspek ketepatan dalam menyusun strategi navigasi rute ini dinilai sangat berkaitan dengan latar belakang bidang keilmuan. Sebagai mahasiswa prodi Destinasi Pariwisata, Muhammad Rizqi mengungkapkan kompetisi itu  memiliki relevansi erat dengan bidang akademiknya. Konsep lari yang mengambil tempat di kawasan ikonik dan tempat wisata di Surabaya ini merupakan bentuk implementasi dari sport tourism atau wisata olahraga.

    “Olahraga ini tidak hanya sekadar lari, tetapi juga menjadi instrumen untuk mengenalkan potensi wisata daerah kepada masyarakat luas. Hal ini sangat linier dengan jurusan kuliah saya yang mempelajari manajemen destinasi wisata,” ungkap Rizqi.

    Ia menambahkan, motivasi awal timnya mengikuti kompetisi ini karena tertarik dengan format kegiatannya yang mirip dengan olahraga orienteering (navigasi alam bebas) di UKM WANALA. Selain itu, kesempatan berlari di dalam area Kebun Binatang Surabaya memberikan pengalaman baru yang belum pernah ada di kompetisi lari lainnya.

    Strategi Pemilihan Rute

    Dalam format kompetisi ini, ketepatan dalam menentukan jalur dan pembagian fokus tim menjadi faktor penentu utama. Mekanisme perlombaan menuntut peserta untuk cermat dalam membaca petunjuk navigasi lapangan agar tidak kehilangan waktu saat mencari titik pos pengetesan.

    “Peserta dibekali buku panduan berisi petunjuk pos dan peta lokasi, namun rute larinya bebas memilih sendiri dan yang menarik adalah kami harus berlari sambil memecahkan teka-teki pos. Pemenang ditentukan dari siapa yang paling cepat melewati seluruh pos hingga finish dan menebak semua jawaban dengan benar,” ujar Rizqi yang juga anggota UKM WANALA UNAIR.

    Ia menambahkan bahwa kombinasi antara kecepatan fisik dan ketepatan membaca peta merupakan tantangan tersendiri dalam model alleycat run. Keberhasilan timnya dalam mengamankan podium utama tidak terlepas dari pembagian tugas kelompok yang terencana dengan baik sejak awal start. Bagi mereka, esensi utama yang membekas dari keikutsertaannya dalam ajang ini adalah bagaimana sebuah kompetisi mampu melatih keseimbangan antara kekuatan fisik dan ketajaman strategi berpikir kelompok. Melalui pencapaian ini, mereka berkomitmen untuk terus konsisten berlatih dalam kompetisi berbasis orienteering serta navigasi serupa di masa depan. (rin)

    TINGGALKAN KOMENTAR

    Silakan masukkan komentar anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini
    Captcha verification failed!
    Skor pengguna captcha gagal. silahkan hubungi kami!

    Artikel Terbaru