More
    BerandaUncategorizedDosen Universitas Wijaya Putra Berdayakan Usaha Pelet Pancing Ramah Lingkungan di Platuk,...

    Dosen Universitas Wijaya Putra Berdayakan Usaha Pelet Pancing Ramah Lingkungan di Platuk, Surabaya Utara

    Penulis

    Tanggal

    Kategori

    Surabaya, 15 Agustus 2026 | Draft Rakyat Newsroom – Tim Pengabdian kepada Masyarakat dari Universitas Wijaya Putra (UWP) Surabaya melaksanakan program Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat (PKM) bertajuk “Pengembangan Kapasitas dan Tata Kelola Usaha Pelet Pancing Ramah Lingkungan untuk Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Hijau”. Program ini menyasar mitra Store Cacing dan Umpan milik Bapak Farid, sebuah usaha produksi pelet pancing berbahan limbah kepala ayam yang berlokasi di wilayah Platuk, Surabaya Utara.

    Kegiatan ini diketuai oleh Fifin Dwi Purwaningtyas, S.Psi., M.Psi., Psikolog, dosen tetap Fakultas Psikologi UWP, bersama dua anggota tim yaitu Dr. Gatot Setyono, S.T., M.T. dan Fitriyani, S.EI., M.SEI, serta melibatkan dua mahasiswa Program Studi Psikologi, Muhammad Rafif dan Teguh Naga Putra.

    Usaha Store Cacing dan Umpan telah berdiri sejak tahun 2020 dan terus mengalami peningkatan permintaan dari komunitas pemancing maupun pengelola kolam ikan. Namun, kapasitas produksi yang idealnya dapat mencapai 60–70 kilogram per minggu masih terbatas pada kisaran 25–30 kilogram per minggu. Keterbatasan ini disebabkan oleh minimnya alat produksi, proses fermentasi yang belum terstandar, serta belum diterapkannya standar higienitas dan keselamatan kerja secara memadai. Selain kendala teknis dan manajerial, tim pelaksana juga menemukan permasalahan sosial-psikologis pada pekerja, seperti rendahnya self-regulasi, kepercayaan diri, dan kekompakan tim kerja.

    Dosen Universitas Wijaya Putra Berdayakan Usaha Pelet Pancing Ramah Lingkungan di Platuk, Surabaya Utara

    Menjawab permasalahan tersebut, tim pelaksana menghadirkan rangkaian intervensi yang terintegrasi. Dari sisi teknologi, mitra menerima tiga unit Teknologi Tepat Guna (TTG), yakni mesin giling kepala ayam, mesin mixer pengaduk stainless steel berkapasitas 100–150 kilogram, dan drum stainless steel untuk proses fermentasi yang lebih higienis dan terkontrol. Penerapan teknologi ini ditargetkan mampu meningkatkan efisiensi waktu produksi hingga 50 persen serta menjaga konsistensi kualitas produk.

    Selain pendampingan teknologi, tim juga menyelenggarakan pelatihan penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) dan penerapan SOP kebersihan serta keselamatan kerja, pelatihan manajemen usaha dan pencatatan keuangan sederhana, pelatihan branding, kemasan, pemanfaatan Google Maps, dan pemasaran digital, edukasi pengelolaan limbah berbasis prinsip green economy dan zero waste, hingga pelatihan penguatan self-regulasi dan kerja sama tim bagi para pekerja mitra.

    Dosen Universitas Wijaya Putra Berdayakan Usaha Pelet Pancing Ramah Lingkungan di Platuk, Surabaya Utara

    “Program ini tidak hanya berorientasi pada penerapan alat produksi, tetapi juga pada penguatan kapasitas manusia di baliknya. Kami ingin pekerja mitra memiliki motivasi, kepercayaan diri, dan kemampuan bekerja sama yang lebih kuat, karena keberlanjutan usaha pada akhirnya ditentukan oleh kesiapan orang-orang yang menjalankannya,” ujar Fifin Dwi Purwaningtyas selaku Ketua Tim Pelaksana PKM.

    Program yang berlangsung selama tahun anggaran 2026 ini turut mendukung pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU) Perguruan Tinggi, sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) di bidang industri, inovasi, infrastruktur, serta kehidupan sehat dan sejahtera, dan mendukung agenda penciptaan lapangan kerja berkualitas serta pemerataan ekonomi dari wilayah pinggiran kota.

    Pada kesempatan ini, tim pelaksana menyampaikan ucapan terima kasih kepada Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM), Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Kemdiktisaintek) atas dukungan pendanaan dan kepercayaan yang diberikan; kepada Universitas Wijaya Putra, khususnya Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM), Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada mitra Bapak Farid beserta seluruh tenaga kerja Store Cacing dan Umpan atas partisipasi aktif dan keterbukaannya menerima program pemberdayaan ini.(her)

    TINGGALKAN KOMENTAR

    Silakan masukkan komentar anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini
    Captcha verification failed!
    Skor pengguna captcha gagal. silahkan hubungi kami!

    Artikel Terbaru