Bojonegoro 1 Mei 2026 | Draft Rakyat Newsroom – Bupati Bojonegoro, Setyo Wahono dan Wakil Bupati Nurul Azizah serta Ketua TP PKK Cantika Wahono menghadiri pelepasan dan doa bersama untuk 102 ASN di lingkup Pemkab Bojonegoro yang akan berangkat menunaikan ibadah haji tahun 2026 di ruang Angling Dharma gedung Pemkab Bojonegoro.
Dalam siaran tertulisnya pemkab Bojonegoro, Jum’at (30/4/2026), kegiatan ini sebagai bentuk penghargaan atas pengabdian mereka. Bupati Bojonegoro Setyo Wahono mengatakan bahwa keberangkatan tahun 2026 ini adalah panggilan yang sangat istimewa. Dari total ASN yang berangkat, sektor pendidikan mendominasi dengan jumlah 62 orang guru.
“Tidak semua orang memiliki kesempatan dan panggilan yang sama. Ini murni panggilan Allah. Karena keterbatasan kami untuk bersilaturahmi ke rumah Bapak/Ibu satu per satu, maka melalui pertemuan inilah kami menitipkan doa,” ungkapnya.
Bupati Wahono secara khusus memohon kepada para jamaah agar menyelipkan doa untuk kesejahteraan masyarakat Bojonegoro saat berada di tempat-tempat mustajab di Tanah Suci.
“Kami ingin mendapatkan berkah doa dari Bapak/Ibu sekalian. Mohon doakan agar Kabupaten Bojonegoro senantiasa diberikan kemudahan, masyarakatnya bahagia, makmur, dan membanggakan. Jaga hati, jaga kesehatan, dan semoga kembali ke tanah air dalam keadaan sehat serta menjadi haji yang mabrur,” ujarnya.
Wakil Bupati Nurul Azizah mengungkapkan rasa syukurnya atas kesempatan yang diberikan kepada para ASN, terutama di tengah ketidakpastian situasi global. “Keberangkatan ini adalah hal yang sangat dinanti. Kita tahu situasi dunia sedang tidak menentu, yang sempat memicu kekhawatiran. Namun, atas izin Allah, Bapak/Ibu sekalian tetap bisa berangkat sebagai tamu Allah,” ujar Nurul Azizah.
Nurul berpesan agar para jamaah menjaga tiga hal utama: kesehatan fisik, semangat, dan stabilitas emosi. “Jika tidak sehat, ibadah tidak akan maksimal. Jaga emosi agar tetap tenang sehingga ibadah menjadi mabrur dan membawa cahaya kemakmuran bagi diri sendiri maupun kabupaten,” tambahnya. Kegiatan ini ditutup dengan doa bersama dan pemberian cinderamata kepada para jamaah. (naf)
