Jakarta 1 Mei 2026 | Draft Rakyat Newsroom – Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) resmi menunjuk tim karteker untuk memimpin Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Jakarta Pusat. Penunjukan ini dilakukan sebagai langkah strategis untuk mengatasi kebuntuan organisasi serta memastikan keberlanjutan roda jam’iyah hingga terselenggaranya konferensi cabang.
Dalam Surat Keputusan PBNU, sosok sentral yang dipercaya memimpin sebagai Rais Syuriah adalah Prof. Dr. KH. M. Asrorun Ni’am Sholeh. Beliau dikenal luas sebagai ulama muda sekaligus akademisi yang memiliki kapasitas kuat dalam manajemen organisasi dan pengambilan keputusan strategis. Diamanahi sebagai Katib Syuriah PBNU 2 periode, ketua umum Majelis Alumni IPNU dan pengasuh Pesantren Al Nahdlah.
Selain itu, struktur Karateker juga diisi oleh sejumlah tokoh NU yang berpengalaman, di antaranya KH. Jamaluddin F. Hasyim sebagai Katib dan Dr. KH. Miftah Faqih sebagai Ketua, serta jajaran anggota lainnya.
Penunjukan ini merupakan mandat langsung dari PBNU guna menjalankan tugas-tugas kepengurusan PCNU Jakarta Pusat masa kerja 2026, dengan berpedoman pada Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga NU serta peraturan organisasi yang berlaku.
Lebih lanjut, tertuang dalam konsideran SK bahwa karteker diberikan mandat untuk segera melaksanakan Konferensi Cabang dalam waktu paling lama tiga bulan sejak diterbitkannya keputusan tersebut. Konferensi ini diharapkan menjadi momentum konsolidasi sekaligus regenerasi kepemimpinan NU di Jakarta Pusat.
Penunjukan karteker ini merupakan bagian dari upaya menjaga stabilitas organisasi serta memastikan NU tetap hadir sebagai kekuatan keagamaan dan sosial yang solutif di tengah masyarakat.
Banyak pihak optimistis kebuntuan yang terjadi dapat segera diurai, sekaligus membawa PCNU Jakarta Pusat kembali solid, produktif, dan berkhidmat bagi warga NU.(ian)
