Surabaya, 15 Agustus 2026 | Draft Rakyat Newsroom – Jatim Social Care (JSC) Tim Respon Kasus Dinas Sosial (Dinsos) Jatim melakukan penanganan darurat terhadap seorang lansia tunggal berinisial Kuat, 70 tahun, warga Kelurahan Gundih, Kecamatan Bubutan, Kota Surabaya.
Kuat ditemukan tetangganya dalam kondisi lemas di rumahnya pada Jumat (14/8/2026). Kondisi tersebut kemudian dilaporkan kepada Puskesmas setempat untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan medis.
Lansia tersebut diketahui tinggal seorang diri di rumahnya. Kondisi ekonomi yang terbatas membuat rumah Kuat tidak memiliki aliran listrik maupun layanan PDAM. Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, termasuk makan, Kuat selama ini mengandalkan bantuan dari warga sekitar.
Dalam beberapa hari terakhir, kondisi kesehatan Kuat mengalami penurunan. Setelah mendapatkan pemeriksaan dari Puskesmas, Kuat kemudian dirujuk ke RS Dr. Soetomo Surabaya untuk memperoleh penanganan medis lebih lanjut.
JSC Tim Respon Kasus Dinsos Jatim turut memastikan proses rujukan berjalan dan kebutuhan Kuat selama menjalani perawatan dapat terpenuhi. Saat ini, Kuat masih mendapatkan penanganan medis di RS Dr. Soetomo.
JSC Tim Respon Kasus Dinsos Jatim Nursoleh mengatakan, penanganan segera dilakukan setelah pihaknya menerima informasi mengenai kondisi Kuat yang membutuhkan pertolongan medis.
“Begitu mendapatkan informasi, kami segera memastikan kondisi yang bersangkutan dan berkoordinasi untuk mendapatkan layanan kesehatan. Karena kondisinya menurun dan hasil pemeriksaan Puskesmas membutuhkan penanganan lebih lanjut, Kuat kemudian dirujuk ke RS Dr. Soetomo,” ujar Nursoleh.
Selain memastikan perawatan medis, JSC juga mengidentifikasi kebutuhan pendukung selama masa pemulihan, di antaranya pampers dan underpad.
“Kami juga akan memperhatikan kebutuhan pendukung selama perawatan. Harapannya, kebutuhan dasar Kuat dapat terpenuhi sehingga proses penanganannya berjalan dengan baik,” tambahnya.
Penanganan tersebut menjadi bagian dari respons cepat JSC Tim Respon Kasus Dinsos Jatim dalam menjangkau warga rentan yang membutuhkan pertolongan, khususnya lansia yang hidup seorang diri dan berada dalam kondisi darurat medis. Langkah serupa juga dilakukan JSC dalam sejumlah kasus lansia rentan dengan memastikan akses terhadap layanan kesehatan dan tindak lanjut sosial.(nur)
