More
    BerandaUncategorizedPemkab Lumajang Perkuat Kesiapsiagaan Siber, 69 Perangkat Daerah Ikuti Pelatihan SIGAP SIBER

    Pemkab Lumajang Perkuat Kesiapsiagaan Siber, 69 Perangkat Daerah Ikuti Pelatihan SIGAP SIBER

    Penulis

    Tanggal

    Kategori

    Lumajang, 29 Juli 2026 | Draft Rakyat Newsroom – Pemerintah Kabupaten Lumajang terus memperkuat keamanan layanan pemerintahan berbasis digital melalui peningkatan kapasitas aparatur dalam menghadapi ancaman siber. Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Peningkatan Kapasitas Keamanan Informasi bertema Deteksi Dini Serangan dan Tanggap Insiden Siber (SIGAP SIBER) yang digelar di Ruang Nararya Kirana, Kantor Bupati Lumajang, Selasa (28/7/2026).

    Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Lumajang, Mustaqim, menegaskan bahwa keamanan siber merupakan tanggung jawab bersama seluruh perangkat daerah, bukan hanya menjadi tugas Dinas Komunikasi dan Informatika sebagai pengelola infrastruktur teknologi informasi.

    Menurutnya, transformasi digital yang terus berkembang harus diiringi dengan penguatan kesadaran dan kapasitas aparatur dalam menjaga keamanan sistem serta data pemerintahan.

    “Keamanan siber bukan sekadar persoalan teknologi informasi. Ini adalah upaya menjaga integritas pemerintah daerah, melindungi data, sekaligus mempertahankan kepercayaan masyarakat terhadap layanan publik digital,” ujarnya.

    Ia menjelaskan, semakin banyak layanan pemerintahan yang memanfaatkan platform digital, semakin besar pula tanggung jawab setiap perangkat daerah dalam menjaga keamanan sistem yang dikelolanya. Kesadaran terhadap keamanan informasi menjadi bagian penting dalam mendukung implementasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) yang aman, andal, dan berkelanjutan.

    Sementara itu, Kepala Bidang Infrastruktur TIK dan Persandian Diskominfo Kabupaten Lumajang, Ricko Dharma Putra, mengatakan bahwa melalui program SIGAP SIBER, setiap perangkat daerah didorong menjadi bagian dari sistem pertahanan siber Pemerintah Kabupaten Lumajang.

    Ia mengungkapkan, saat ini Pemkab Lumajang mengelola sebanyak 388 subdomain di bawah domain utama lumajangkab.go.id. Dengan cakupan layanan digital yang semakin luas, pengawasan keamanan tidak dapat hanya mengandalkan Tim LUMAJANGKAB-CSIRT (Computer Security Incident Response Team).

    “Setiap perangkat daerah perlu memiliki kemampuan mengenali indikasi awal serangan, melakukan langkah pengamanan awal, dan segera melaporkan insiden agar dapat ditangani secara cepat dan terkoordinasi,” jelasnya.

    Dalam kegiatan tersebut, peserta memperoleh pembekalan mengenai berbagai bentuk ancaman siber, mekanisme deteksi dini, prosedur pelaporan insiden, hingga langkah isolasi dan pemulihan sistem. Melalui pemahaman tersebut, diharapkan tumbuh budaya kerja yang semakin peduli terhadap keamanan informasi di seluruh perangkat daerah.

    Selain peningkatan kapasitas aparatur, Diskominfo Kabupaten Lumajang juga terus mengoptimalkan fungsi LUMAJANGKAB-CSIRT melalui pemantauan lalu lintas jaringan, pendampingan penanganan insiden, serta layanan penetration testing untuk membantu perangkat daerah meningkatkan keamanan sistem yang dikelolanya.

    Kegiatan yang diikuti perwakilan dari 69 perangkat daerah ini menghadirkan narasumber dari Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Timur serta PT Telkom Indonesia. Melalui kolaborasi tersebut, Pemerintah Kabupaten Lumajang berharap kesiapsiagaan seluruh perangkat daerah terhadap ancaman siber semakin kuat sehingga mampu mewujudkan tata kelola pemerintahan digital yang aman, tangguh, dan terpercaya. (MC Lumajang)

    TINGGALKAN KOMENTAR

    Silakan masukkan komentar anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini
    Captcha verification failed!
    Skor pengguna captcha gagal. silahkan hubungi kami!

    Artikel Terbaru