BerandaUncategorizedDukung Kesehatan Jiwa Remaja dan ASN, Pemprov Jatim Buka Sentra SEHATI di...

Dukung Kesehatan Jiwa Remaja dan ASN, Pemprov Jatim Buka Sentra SEHATI di Madiun

Penulis

Tanggal

Kategori

Madiun, 31 Oktober 2026 | Draft Rakyat Newsroom – Pemerintah Provinsi Jawa Timur memperkuat upaya menjaga kesehatan mental masyarakat melalui Sosialisasi Layanan Sentra Sehat Jiwa Jawa Timur (SEHATI JATIM) Regional I – Madiun. Layanan ini merupakan perwujudan dari program prioritas _Mental Wellness and Happiness Service_ (MWHS) dalam inovasi Jatim Sehat. Program ini memiliki sasaran utama remaja dan ASN, yang berfokus pada edukasi, pencegahan, dan pendampingan kesehatan jiwa agar masyarakat lebih mudah memperoleh bantuan sejak dini.

Hingga tahun ini, telah dibuka dua Sentra. Pertama, di wilayah Regional III – Surabaya, berlokasi di RS Prof. dr. Moelyono (RS Menur) pada tahun 2025, dan Sentra kedua pada tahun ini di wilayah Regional I – Madiun, berlokasi di RS Paru Manguharjo. SEHATI JATIM menyediakan layanan yang mudah diakses serta terjangkau (tidak berbayar). Layanan dapat diakses baik secara online maupun offline.

Peluncuran program tersebut menjadi langkah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan jiwa, terutama di tengah meningkatnya tantangan yang dihadapi anak dan remaja, mulai dari tuntutan prestasi akademik hingga pengaruh penggunaan media sosial. Selain itu agar seluruh masyarakat lebih peduli tentang kesehatan jiwa di tengah tantangan hidup yang semakin kompleks.

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur, Cicik Swi Antika, sebelumnya menyampaikan bahwa tekanan prestasi dan penggunaan media sosial menjadi tantangan besar bagi kesehatan mental generasi muda.

“Kalau terkait kesehatan mental, terutama di remaja, anak-anak sekolah, ini memang tantangan luar biasa. Sekarang tuntutan prestasi luar biasa, media sosial juga luar biasa,” ujar Cicik dalam Launching Program Sehati di Kota Madiun, Kamis (28/10/2026).

Menurutnya, Pemprov Jatim menghadirkan MWHS sebagai inovasi dalam program Jatim Sehat dengan menyediakan sentra layanan kesehatan jiwa yang mengutamakan upaya promotif, preventif, serta intervensi dasar kesehatan jiwa. Pendekatan ini diharapkan mampu meningkatkan pemahaman masyarakat sekaligus mencegah persoalan kesehatan mental berkembang menjadi kondisi yang lebih berat.

Cicik menegaskan, masyarakat tidak perlu menunggu hingga mengalami depresi untuk mencari bantuan. Ketika mulai merasakan tekanan emosional atau membutuhkan tempat bercerita, masyarakat dapat memanfaatkan layanan Sehati Jatim sebagai langkah awal mendapatkan pendampingan yang sesuai.

“Jadi tidak usah khawatir, bisa langsung datang atau telepon,” katanya.

Masyarakat dapat mengakses website SEHATI JATIM di https://sehati.jatimprov.go.id/, dan menghubungi Sentra terdekat pada nomor yang tercantum. Layanan tersebut juga berpotensi menjadi pintu masuk bagi korban kekerasan untuk memperoleh bantuan dan diarahkan kepada pihak yang sesuai dengan kebutuhan penanganannya.

Pemprov Jatim menargetkan pembentukan lima sentra layanan kesehatan jiwa hingga 2029. Masing-masing sentra direncanakan mewakili satu wilayah regional di Jawa Timur, sehingga akses terhadap layanan kesehatan mental dapat menjangkau masyarakat di berbagai daerah.

Melalui penguatan Program Sehati Jatim, Pemprov Jatim mendorong agar kesehatan mental menjadi perhatian bersama, baik di lingkungan keluarga, sekolah, maupun masyarakat. Dukungan yang tepat, ruang bercerita yang aman, serta akses terhadap tenaga profesional diharapkan dapat membantu anak dan remaja menghadapi tekanan kehidupan secara lebih sehat.

Peluncuran program di Madiun diharapkan menjadi momentum untuk memperluas jangkauan edukasi dan kepedulian terhadap kesehatan jiwa. Dengan mengedepankan pencegahan dan pendampingan sejak dini, upaya menjaga kesehatan mental diharapkan menjadi bagian dari peningkatan kualitas hidup masyarakat Jawa Timur. (jal)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini
Captcha verification failed!
Skor pengguna captcha gagal. silahkan hubungi kami!

Artikel Terbaru