More
    BerandaUncategorizedKedaulatan Digital sebagai Fondasi Stabilitas Sosial Daerah

    Kedaulatan Digital sebagai Fondasi Stabilitas Sosial Daerah

    Penulis

    Tanggal

    Kategori

    Lumajang 20 Mei 2026  | Draft Rakyat Newsroom – Bupati Lumajang Indah Amperawati menegaskan bahwa Kebangkitan Nasional saat ini telah memasuki fase transformasi kedaulatan, di mana kekuatan negara tidak lagi semata ditentukan oleh batas geografis, tetapi oleh kemampuan daerah dan bangsa dalam menguasai, mengelola, serta mengamankan ruang digital sebagai aset strategis negara.

    Penegasan tersebut disampaikan saat dirinya bertindak sebagai inspektur upacara Hari Kebangkitan Nasional ke-118 di Alun-alun Lumajang, Rabu (20/5/2026), sekaligus membacakan sambutan Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia.

    Bunda Indah menekankan bahwa perubahan lanskap global telah menggeser pusat kekuatan dari sumber daya fisik menuju penguasaan data, informasi, dan teknologi. Dalam konteks ini, daerah tidak lagi hanya menjadi pelaksana pembangunan, tetapi juga bagian dari sistem kedaulatan digital nasional yang harus mampu menjaga integritas informasi publik, memperkuat literasi digital masyarakat, serta mencegah ruang digital menjadi sumber kerentanan sosial.

    Menurutnya, kedaulatan digital memiliki implikasi langsung terhadap stabilitas pemerintahan dan ketahanan sosial di tingkat lokal. Arus informasi yang tidak terkendali, lemahnya literasi digital masyarakat, serta ketergantungan pada platform teknologi eksternal dapat menjadi faktor yang melemahkan kapasitas daerah dalam menjaga ketertiban sosial dan kualitas demokrasi.

    “Daerah hari ini tidak bisa hanya berpikir administratif. Kita harus memahami bahwa ruang digital adalah ruang kedaulatan baru yang memengaruhi stabilitas sosial, ekonomi, bahkan keamanan,” tegasnya.

    Ia menambahkan bahwa kemampuan mengelola informasi publik secara akurat, cepat, dan bertanggung jawab menjadi bagian penting dari tata kelola pemerintahan modern. Pemerintah daerah, menurutnya, harus hadir tidak hanya sebagai penyampai informasi, tetapi juga sebagai penjaga ekosistem informasi yang sehat agar masyarakat tidak mudah terpapar disinformasi.

    Bunda Indah juga menyoroti bahwa penguatan kedaulatan digital tidak dapat dilepaskan dari kualitas sumber daya manusia. Aparatur pemerintah dan masyarakat harus memiliki literasi digital yang memadai agar mampu beradaptasi dengan perubahan teknologi sekaligus tetap menjaga nilai-nilai kebangsaan dalam ruang digital.

    “Kedaulatan hari ini adalah kemampuan kolektif untuk mengelola informasi, menguasai teknologi, dan memastikan ruang digital tetap menjadi ruang yang sehat bagi kepentingan publik dan masa depan bangsa,” tegasnya.

    Dengan demikian, menurut Bupati Lumajang, Kebangkitan Nasional di era saat ini bukan hanya refleksi sejarah, tetapi agenda strategis untuk memastikan daerah memiliki daya tahan, kemandirian, dan kemampuan adaptif dalam menghadapi dinamika kedaulatan berbasis digital yang terus berkembang. (MC Kab. Lumajang)

    TINGGALKAN KOMENTAR

    Silakan masukkan komentar anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini
    Captcha verification failed!
    Skor pengguna captcha gagal. silahkan hubungi kami!

    Artikel Terbaru