Mekkah 25 Mei 2026 | Draft Rakyat Newsroom – Suasana haru menyelimuti keberangkatan 314 jamaah Bryan Makkah yang tergabung dalam Kloter 50 Surabaya menuju Padang Arafah, Senin (25/5/2026). Para jamaah berkumpul di Masjid Hotel Alala Syusah, Mekkah, untuk mengikuti bimbingan dan doa bersama sebelum menjalani puncak rangkaian ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna).
Bimbingan niat haji dipimpin pembimbing utama KH Moch Imam Chambali, KH Syukron Djazilan, serta Ali Zaenal Abidin. Lantunan doa dan talbiyah menggema di dalam masjid, diikuti ratusan jamaah dengan penuh kekhusyukan.
Selain memberikan doa bersama, para pembimbing juga menyampaikan penjelasan terkait pelaksanaan Armuzna agar jamaah memahami tahapan ibadah yang akan dijalani. Momentum saling bermaafan antarjamaah dan pembimbing pun menjadi bagian yang paling mengharukan sebelum keberangkatan menuju Arafah.

Tak sedikit jamaah yang tampak menitikkan air mata. Kebersamaan yang telah terjalin sejak di Madinah hingga Mekkah membuat suasana perpisahan sementara menuju puncak haji terasa emosional.
Jamaah Kloter 50 Surabaya nantinya bergabung bersama jutaan tamu Allah dari berbagai negara untuk menjalani wukuf di Arafah, yang menjadi inti ibadah haji.
Pemerintah Arab Saudi menjadwalkan pergerakan jamaah menuju Armuzna dilakukan bertahap mulai Senin pagi waktu setempat. Seluruh petugas haji Indonesia juga telah disiagakan guna memastikan pelayanan berjalan lancar selama puncak ibadah haji.

Inspektur Jenderal Kementerian Haji dan Umrah RI Dendi Suryadi mengatakan fase Armuzna menjadi perhatian utama karena melibatkan pergerakan jamaah dalam jumlah besar. Selain itu, cuaca ekstrem diperkirakan mencapai 47 derajat Celsius sehingga jamaah diminta menjaga kondisi fisik.
Sementara itu, Menteri Haji dan Umrah RI Mochamad Irfan Yusuf menegaskan Armuzna merupakan penentu keberhasilan penyelenggaraan haji. Karena itu, seluruh petugas diminta mempertahankan pelayanan terbaik demi kenyamanan dan keselamatan jamaah Indonesia.
“Semoga seluruh jamaah diberikan kesehatan, kelancaran, dan menjadi haji yang mabrur,” ujar para pembimbing saat menutup doa keberangkatan.(tom)
